Lanjut ke konten

Kebakaran di Pasar Malam Cikarang

8 Februari 2014

Cikarang — Sebuah Kebakaran siang hari tadi (sabtu 02/11) di Jababeka Cikarang. Kebakaran terjadi pada pukul  12:00 WIB. Kebakaran melalap bangunan pasar malam di depan ruko samping Rumah Sakit Mitra Keluarga  Jababeka Cikarang. Lokasi kebakaran persis di pinggir jalan Cikarang Cibarusah depan Kawasan Industri Jababeka. Tepatnya di Pasir Gombong Lemah Abang.

Saat terjadi kebakaran Dinas Pemadam kebakaran dari Jababeka dan Lippo Cikarang sebanyak 4 unit sudah ada di Lokasi. Api segera dapat di padamkan dalam waktu 15 Menit. Kondisi saat terjadi kebakaran arus lalu lintas dari arah Lippo Cikarang  menuju Lemah Abang di blokir dan di alihkan ke Blok HH melalui Jababeka I.

Dalam kejadian kebakaran di pasar malam Jababeka tersebut tidak terjadi  jatuh korban meninggal, namun kerugian akibat kebakaran tersebut di perkirakan ratusan juta rupiah. Kerugian di derita oleh para pedagang yang kiosnya terbakar.

sumber berita dari sini :

http://www.cibarusah.com/2013/11/kebakaran-pasar-malam-di-jababeka-cikarang.html

[CikarangBaru] Tambal Ban dan Bensin Eceran Harus Dilengkapi Pemadam Ringan :

22 Oktober 2013

CIKARANG UTARA – Kebakaran yang kerap dialami bengkel tambal ban dan penjual bensin eceran, membuat pemadam kebakaran Kabupaten Bekasi meminta dinas terkait bisa mengimbau agar tempat usaha kecil yang rawan kebakaran selayaknya dilengkapi dengan alat pemadam api ringan.

Kasubag Penanggulangan Bencana Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bekasi, Bambang Wargono mengatakan, kewaspadaan harus ditingkatkan di musim kemarau ini. Terlebih pada tempat usaha seperti tambal ban dan penjual bensin eceran.

’’Kalau perlu setiap usaha seperti itu (tambal ban) minimal punya Alat Pemadam Api Ringan (APAR),” usulnya.

Pernyataan Bambang ini setelah kemarin menangani kebakaran yang terjadi di bengkel tambal ban di Jalan Gatot Subroto, RT 04/02, Kampug Kaliulu, Desa Tanjungsari, sekitar pukul 11.00.

Menurut keterangan salah satu warga, Juardi (33), api berasal dari tumpukan ban yang terbakar karena kelalaian si penjaga bengkel tambal ban. Dalam sekejap, api melahap bangunan dan tumpukan ban yang ada di dalam bengkel tersebut.

Sementara penjaga bengkel malah kabur tak berupaya memadamkan api dan meninggalkan barang-barang hingga habis terbakar.

Warga hampir dua jam berupaya memadamkan api yang kian membesar. Warga khawatir api merembet ke bangunan lain.

Namun api baru bisa padam setelah dua unit armada pemadam kebakaran membantu memadamkan api, sekitar pukul 13.00. (neo)

Sumber:

http://www.radar-bekasi.com/?p=173779

Telepon Pelayanan di Lippo Cikarang :

13 Maret 2013

Telepon Penting

  • Polisi: 897-2556
  • Koramil: 897-2814
  • Pemadam Kebakaran: 897-2113
  • City Management Division: 897-2484/88 ext 771
  • Satuan Pengamanan(Satpam)
    • Satpam Eksternal: 897-2484,897-2488 ext 762
    • Satpam Internal: 897-2484,897-2488 ext 0
  • Sentral Telepon Lippo Cikarang: 897-2100, 897-2300
  • PLN Lippo Cikarang: 897-3983
  • Customer Service: 89900466/67
  • Home Care Unit : 89909282
  • Pengaduan Air Bersih : 897-2468
  • Pengolahan Air Limbah : 897-2469

MANAGEMENT & HEAD OFFICE

PT Lippo Cikarang Tbk
Easton Commercial Centre
Jalan Gunung Panderman Kav 05
Lippo Cikarang – 17550 Indonesia
Phone : (62-21) 8972484 / 88
Fax: (62-21) 8972093 / 8972493

Pabrik Gas Meledak, Sebelas Karyawan Hangus

23 Desember 2011

Pabrik Gas Meledak, Sebelas Karyawan Hangus

Rabu, 21 Desember 2011 | 17:36 WIB

KlikM, Bekasi – Sebuah pabrik pengisian gas kaleng dan freon, hangus terbakar. Api langsung membesar disertai ledakan membuat sebelas orang pekerja pabrik menderita luka bakar. Api diduga berasal dari kebocoran tabung gas.

 

Kebakaran hebat terjadi di kawasan pabrik PT Citra Total Buana, pabrik pengisian gas kaleng dan freon yang berlokasi di Jalan Raya Diponegoro KM 108, Kampung Setiadharma, Kelurahan Tambun Selatan, Kecamatan Tambun, Kabupaten Bekasi, Rabu (21/12).

 

Diduga api berasal dari bagian produksi yang saat itu sedang melakukan pengelasan dan langsung menyambar ke tabung gas yang bocor. Akibatnya sebelas orang yang berada di bagian produksi tidak dapat menyelamatkan diri sehingga menderita luka bakar serius.

 

“Api kayaknya berasal dari dalam pabrik bagian produksi. Memang sedang ada pengelasan, lalu tiba-tiba meledak dan api langsung membesar,” ungkap Subur, Satpam pabrik.

Selang dua jam, empat mobil dari Dinas Kebakaran Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi berhasil memadamkan api yang hampir menghanguskan seluruh gedung. Selain itu meluluhlantakkan gedung, puluhan sepeda motor milik pekerja pabrik juga ikut terbakar.

Sebanyak sebelas orang pekerja pabrik yang menjadi korban kebakaran, saat ini masih mendapat perawatan insentif di ruang IGD di dua rumah sakit yang berbeda. Empat orang di rumah sakit Graha Djunda, Kota Bekasi, yaitu Cucum Supriatna, Godek, Dede Andri dan Upi.

 

Sedangkan tujuh orang di rumah sakit Karya Medika Tambun, Kabupaten Bekasi yaitu Ahmad Kholid (25), Untung (30), Hasan Ma’ruf (30) ketiga korban mengalami luka bakar hampir 90 persen. Sedangkan Hartono (33), Chandra Agustina (19), Suherman (35) dan Sumarna (41) keempat korban mengalami luka sekitar 50 persen luka bakar.

Sebelas orang pekerja pabrik tersebut menderita luka bakar yang cukup serius di seluruh bagian tubuhnya. Hingga saat ini penyebab pasti kebakaran pabrik gas kaleng dan freon tersebut masih dalam penyelidikan petugas Polsek Tambun bersama anggota Polres Kabupaten Bekasi. (RHA)

Sumber:

http://klikm.net/read/13982/pabrik-gas-meledak–sebelas-karyawan-hangus

 

Kecil Jadi Kawan, Besar Jadi Lawan

8 Desember 2011

Api kecil jadi sahabat api besar jadi lawan, ungkapan ini mungkin dulu sering kita dengar, meskipun belum tentu benar karena api besar kita butuhkan untuk berbagai keperluan kita yang bermanfaat.

Api kecil juga bisa membuat masalah yang tidak dikehendaki jika tidak sesuai dengan pemanfaatan yang kita inginkan. Lalu, bagaimanakah cara aman untuk menggunakan api yang ketika Kecil Jadi Kawan, Besar Jadi Lawan agar dapat bermanfaat bagi kita dan tidak menimbulkan bahaya, simak uraian lengkapnya berikut ini: Kecil Jadi Kawan, Besar Jadi Lawan Agar bangunan seperti rumah, kantor, sekolah, gudang dan lain sebagainya tidak terbakar dan menimbulkan kebakaran, maka diperlukan pencegahan kebakaran. Berikut ini tips dan trik mencegah terjadinya kebakaran :

1. Waspada Rokok Tidak membuang puntung rokok sembarangan. Pastikan rokok telah mati total sebelum dibuang ke tempat sampah. Rokok 99% memberikan masalah daripada manfaat, sehingga sebaiknya jangan merokok agar tidak rugi.

2. Waspada Pada Penerang Api Ketika mati lampu dan menggunakan penerangan api seperti lilin dan lampu tempel semprong / petromak maka jangan pernah lalai untuk mengawasi lampu tersebut dan tidak menaruh di tempat sembarang yang bisa jatuh atau berpindah tempat sehingga bisa membakar benda mudah terbakar yang ada di sekitarnya. Awasi pula penggunaan anti nyamuk bakar.

 3. Waspada Anak-Anak dan Lansia Jauhkan benda-benda yang berapi atau yang dapat mengeluarkan api. Paling tidak ada orang dewasa yang mengawasi seperti bermain korek api, korek gas, kembang api, petasan, obat nyamuk bakar serta benda-benda yang mengeluarkan api dan panas seperti kompor gas, kompor minyak, setrikaan, dispenser air, pemasak nasi, dan lain-lain. Anak-anak sangat berpotensi bertindak ceroboh yang bersifat fatal.

4. Waspada & Rawat Perangkat Listrik dan Perangkat Api Rawat dengan baik dan rutin kompor gas, setrikaan, mejik jar, solder, kabel-kabel listrik dan perangkat listrik dan api lainnya. Jaringan listrik di rumah, kantor, dll jika sudah usang sebaiknya dilakukan penggantian total dengan mengganti seluruh perangkat jaringan listrik diganti dengan yang berkualitas bagus dan baru demi keamanan dari korsleting listrik (hubungan arus pendek). Hindari mencuri listrik pln agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti misal kesetrum dan konslet listrik.

5. Siapkan Perangkat Pemadam Kebakaran Ringan Jika bangunan cukup besar gunakan sistem pemadam detektor asap, pemancar air, perangkat penunjang hidup saat kebakaran, hidran, selang penyemprot air, tabung pemadam semprot, dan lain sebagainya. Jangan lupa berikan penyuluhan bagi penghuni bangunan dalam menghadapi bencana kebakaran. Untuk bangunan kecil minimal ada karung yang dapat dibasahi untuk meredam kebakaran ringan / kecil. Siapkan selang panjang atau ember untuk memudahkan menyiram kebakaran dengan air.

6. Melakukan Pembinaan dan Sosialisasi Kebakaran Berikan penyuluhan kepada seluruh anggota keluarga, pegawai/karyawan kantor, siswa guru sekolah, buruh pabrik, dan sebagainya mengenai penanganan bencana kebakaran yang bisa saja terjadi kapan saja dan di mana saja agar ketika terjadi kebakaran mereka mengerti apa yang harus mereka lakukan. Beritahu nomor telepon polisi dan pemadam kebakaran lokal dan sentral.

7. Waspada Lingkungan Sekitar Kebakaran juga bisa akibat dari bangunan sebelah yang terbakar sehingga bangunan kita ikut menjadi korban karena api bisa membesar dan merembet ke mana-mana. Tingkatkan kesadaran bencana kebakaran di lingkungan masyarakat sekitar untuk meminimalisir terjadinya kebakaran di lingkungan sekitar. Waspada juga dengan melakukan tindakan-tindakan yang dapat memperkecil resiko kebakaran merembet dari bangunan sekitar ke bangunan kita.

artikel dari berbagai sumber.

Hati-Hati Pabrik Anda Kebakaran…

30 September 2011

Cerita Teman :

Selasa, 27/09/11, sore, sepulang kerja… selepas keluar dari pintu MM-2100 di samping PT. Shindengen, terlihat dari kejauhan asap hitam membumbung…

ternyata telah (hampir) terjadi kebakaran di wilayah PT. Daya Cipta Kemasindo, sebuah pabrik dengan produk utamanya karton box. Asap hitam terlihat dari depan pabrik… kepanikan warga sekitar, karena pabrik berdekatan dengan pemukiman warga… namun ada yang penasaran… asap tebal semakin hitam, terlihat dari kejauhan… sesampai rumah, saya telfon salah satu karyawan pabrik tersebut yang kebetulan teman saya, ternyata yang terbakar adalah tempat sampah yang sudah dalam kondisi mengkhawatirkan, namun dapat dikendalikan…

 

 

 

 

 

musim kemarau yang sangat terik menjadikan potensi kebakaran semakin tinggi, mari kita jaga lingkungan kita… salam,ananto

Waspada Musim Kemarau…

30 September 2011

Laporan warga :

Di bawah ini foto kiriman dari teman tentang kebakaran di wilayah MM-2100 (dekat PT. Jotun) yang terjadi pada tanggal 21/09/11, sekitar jam 14.30-an.

Menurut informasi resmi yang dirilis oleh pihak MM-2100, kebakaran akibat puntung rokok yang terbuang sembarangan yang akhirnya membakar rumput kering di lahan kosong tersebut. 

Musim kemarau yang sangat terik menjadikan potensi kebakaran semakin tinggi, mari jaga lingkungan kita… salam,ananto

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.